Apakah penggunaan internet oleh anak-anak dan remaja menimbulkan dilema etika? Mengapa atau mengapa tidak?
Tentu saja penggunaan internet oleh anak-anak dan remaja menimbulkan sebuah dilema, karena apabila mereka terlalu sibuk menggunakan internet maka waktu yang seharusnya dilakukan untuk hal-hal yang penting (belajar) terbuang untuk menggunakan internet. Hal itu terjadi apabila mereka beranggapan bahwa internet sudah menjadi hal yang penting dalam kehidupan mereka.
Mereka boleh menggunakan internet, asalkan bertujuan untuk hal-hal yang memang perlu. Seperti mencari bahan pelajaran. Tetapi janganlah terlalu berlebihan, karena hal itu dapat membuat mereka malas akan urusan sekolah karena sudah merasa betah untuk melakukan hal-hal di luar kewajiban mereka sebagai pelajar dengan meggunakan internet.
Karena mereka masih lah sangat muda,meraka dapat terpengaruh dengan cepat apabila ada sesuatu yang menarik di dalam menggunakan internet, seperti ajakan-ajakan dari teman-teman maya “yang belum jelas asal usulnya“ untuk berbuat hal-hal yang lebih cenderung mengarah ke hal-hal yang bersifat negatif. Sudah banyak terdapat kasus-kasus di indonesia ini yang berhubungan dengan cyber crime, yang biasanya tersangkut dengan masalah penipuan dan berbelanja dengan memakai credit card orang lain dengan media internet. Dan ironisnya pelakunya ternyata anak-anak masih di bawah umur. Hal ini sangatlah disayangkan apabila internet disalah digunakan oleh oknum-oknum tertentu untuk berbuat hal-hal yang menjurus ke tindakan negatif. Hal ini dapat menimbulkan kerusakan moral dan mental pada generasi muda dan berdampak buruk pada kehidupan sehari-hari mereka.
Apakah orang tua harus membatasi penggunaan internet oleh anak-anak dan remaja? Mengapa atau mengapa tidak?
Menurut saya pembatasan penggunaan internet pada anak-anak dan remaja sangatlah perlu dibatasi.
Dalam hal ini orang tua sangatlah berperan penting dalam mengajarkan dan mengenalkan internet kepada anaknya. Orang tua dituntut berperan aktif dalam mengenalkan dunia internet kepada anak-anak mereka agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.
Apabila dirumah anak tersebut ada wi-fi, maka orang tua dari anak tersebut dapat memblock situs-situs yang di anggap tidak perlu bagi anak-anak mereka, dengan cara menggunakan sistem home internet block.
Orang tua harus menanamkan sejak dini cara menggunakan intenet dengan baik dan benar. Para orang tua harus menjelaskan penggunaan internet untuk keperluan yang akademis, Bukan untuk melakukan hal-hal yang tidak perlu.
Karena anak-anak dan remaja sangatlah penasaran untuk hal-hal yang asing baginya. Seing kali anak-anak dan remaja mendapatkan suatu informasi yang seharusnya belum saatnya untuk dia mendapatkan informasi itu. Hal ini sering kali berdampak buruk bagi mereka dan mereka sering kali dijadikan sasaran oleh oknum-oknum tertentu untuk melakukan hal-hal yang menjurus ke hal yang negatif.
Tetapi hal itu kembali kepada diri kita sendiri, sejauh apa kita akan berbuat, maka sejauh itulah kita akan menerima resikonya. Fungsi daripada orang tua adalah untuk membimbing anak-anak mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar